Tenaga Dalam Al-Hikmah


Sejarah Asal Usul AL-HIKMAH

di awali dengan pak Toha yang semenjak kecil yang selalu bercita cita untuk mempunyai ilmu yang sangat dia idam idamkan ( ilmu yang mempunyai karakteristik seperti alhikmah yang nanti akan di jelaskan)..

kemudian pak Toha muda pergi belajar salah satu pesantren di daerah Banten dan belajar di sana selama 7 tahun.. namun selama tujuh tahun di sana dia hanya mendapat kan ilmu Qiro’at, Fiqih dan silat CIpecut. biaya yang dia keluarkan sudah banyak namun ilmu yang dia idam idamkan belum juga dia miliki… akhirnya pak Toha pulang ke rumahnya di jakarta…

ketika dalam perjalanan pulang menggunakan kereta api.. beliau terus melamun memikirkan biaya yang telah habis namun ilmu yang dia idam idamkan beum juga di dapatkan…

ketika sedang terbuai dalam lamunanya datanglah 3 orang jawara menghampiri.. dan salah satu mereka langsung berkata : “ada ilmu yang hanya membaca dua kalimat syahadat, tetapi bila di tunjuk ke orang yang berniat jahat, maka orang itu langsung terpental”

pak Toha kaget karena itu lah salah satu ciri ilmu yang dia idam idamkan..
kemudian dia bertanya ” ilmu apa ? dan dimana saya bisa mempelajarinya?”
tanpa banyak bicara salah seorang dari ketiga jawara itu menulis satu alamat pesantren di bungkus rokok.

pada saat membaca alamat tsb. kemudian pak toha menoleh ke 3 orang jawara tsb.. mereka sudah tidak ada, bahkan di cari di seluruh gerbong kereta tetap tidak ada…

sesampai nya di rumah.. bapak dari pak toha sedih karena cita cita anaknya belum tercapai.. namun pak toha menceritakan kejadian di kereta yang kemudian membangkitkan semangat bapak nya lagi…
kemudian orang tua pak toha menjual kuda dan delmanya sehingga beliau beralih profesi yang tadinya tukang delman menjadi tukang daun dan tali…. demi tercapainya keinginan anaknya

alkisah pak Toha kemudian berangkat ke pesantren yang di tuliskan oleh salah satu jawara di kereta..

di perjalanan pak toha melewati sawah yang sangat luas dan beliau sempat tidur beralaskan jerami di sawah tersebut karena kelelahan..

sesampainya di pesantren yang di tuju.. pak toha langsung bertemu dengan kiyai di pesantren tersebut.. selesai menjawab salam dari pak toha kyai tersebut langsung bertanya ” mau kemana kamu Toha?” pak toha kaget karena kyai tersebut sudah mengetahui namanya sebelum dia menyebutkan nama.. kemudian pak toha menjawab ” saya hanya ingin mencari ilmu kyai”

kemudian kyai tersebut berkata ” karena ilmu qiroat dan fiqih kamu sudah cukup, maka kamu tidak perlu lagi belajar seperti santri yang lain.. kamu hanya cukup mengisi bak air wudhu di masjid”

3 tahun kurang sepuluh hari lamanya pak toha hanya menjadi seorang pengisi
bak tempat berwudu santri yang jumlahnya kurang lebih 300 orang..

pak toha yang selama 3 tahun itu tinggal di masjid tidak pernah sekalipun melihat kyai sholat di masjid, baik sholat 5 waktu atau pun shalat jumat..
beliau hanya bertemu dengan kyai hanya pada waktu selepas duha… yang mengajaknya mengurus kebun kebun.

karena selama 3 tahun pak toha merasa tidak belajar apa apa.. kemudian pada suatu hari pada waktu subuh pak toha mendatangi kyai sambil membawa al-Quran dengan maksud hendak belajar lagi mengaji..

namun keinginannya di tolak oleh kyai tsb.. dengan ucapan ” Toha ilmu qiroat kamu sudah cukup kamu pelajari dulu di banten”
kemudian pak toha hanya di suruh membeli daun kawung ( daun untuk tembakau) dan di suruh menunggu di masjid serta tidak boleh tidur sampai kyai datang…

setelah membeli daun kawung pak toha menunggu kyai di masjid sampai jam 2 malam yang akhirnya kyai baru datang…

karena melihat sampai pada saat itu pak toha belum juga tidur, kemudian kyai melihat kesungguhan dari pak toha… kemudian kyai duduk di depan pak toha…

beliau meminta daun kawung yang tadi di beli pak toha, kemudian beliau mencabut satu helai dari daun kawung tersebut.. aneh nya di helai kawung tersebut sudah tertulis ayat alquran.. kemudan kyai menunjukan pada pak toha dan berkata ” ini bukan yang kamu cari toha?” pak toha menjawab ” bukan”

helai demi helai di cabut dan pak toha selalu menjawab bukan, hingga akhirnya hanya tersisa dua helai.. kyai bertanya : ” bagaimana jika yang kamu cari tidak ada di sini?” pak toha menjawab : ” saya ikhlas jika memang tidak ada.. tapi tolong lah beri saya petunjuk kyai”

kyai tersenyum dan kemudian mencabut 2 helai kawung yang tersisa.. yang ternyata bertuliskan dua kalimat syahadat…
pak toha langsung sontak berbicara… ya itu yang saya cari kyai…
kemudian kyai membelah daun kaung tersebut.. sambil berkata : semua yang bergerak di perut adalah hak kamu dan yang bergerak di tangan adalah hak H.amilin… dan pada suatu saat nanti ada murid kamu yang menyatukanya…”

sebegitu lamanya perjuangan pak toha untuk mendapatkan ilmu yang dia idam idamkan… bersyukur lah bagi para ikhwan yang telah mendapatkanya..

kemudian pak toha mendirikan perguruan SINLAMBA yang mempunyai 60 murid utama yang salah satunya adalah abah H.Syaki…
abah H.Syaki bertemu denganpak toha pada tahun 1935…
pada saat itu beliau melihat pak Toha sedang melatih murid muridnya..

kemudian abah penasaran dan mencobanya.. ketika beliau mencoba beliau langsung terpental.. kemudian dari situlah abah menjadi murid pak Toha

setelah lama balajar tahun 1952 setelah H.Ramli lahir abah pun di syahkan menjadi pembina yang kemudian beliau menjadi orang yang terpilih oleh pak toha untuk menyatukan ilmu pak toha dengan H.Amilin

sekelumit cerita tentang pergi bergurunya abah H.syaki ke H.Amilin

berikut saya paste cerita dari blog kisawung yang dulu pernah kisawung postingkan di kaskus juga… (mohon bimbinganya ki )

Siapakah Abah Syaki

Sejarah tentang siapa Abah Syaki, sangat sedikit yang mengetahui, saya pribadi pun hanya mendengar cerita dari para senior tentang beliau.. itupun kisahnya banyak yang tak masuk akal.. dan jika di konfirmasi kepada H Romly beliau kebanyakan senyum saja, dan bahkan sering mengatakan tidak benar itu

termasuk perjumpaan beliau kepada Abah Toha di Jakarta, diceritakan bahwa masa dahulu itu, Abah Saki sempat menjadi Centeng di Tg.Priok, dan abah Syaki ternyata juga mahir dalam bermain silat yang sifatnya fisik, namun tidak diceritakan Silat apakah yang dipegang oleh Abah Syaki.

sehingga ketika bertemu dengan Abah Toha, segera saja Abah Syaki menjajalnya dengan menyerang secara fisik.., dan hasilnya…, abah Syaki sampai terjerembab jatuh bahkan dikatakan sampai nyungsep masuk ke got itulah sebab, mengapa kemudian diceritakan kemudian Abah Syaki menyatakan takluk dan langsung berguru kepada Abah Toha..
setelah pelajaran dirasa cukup, Abah Toha kemudian memerintahkannya untuk melanjutkan pelajaran kepada Abah H. `Amilin yang berdomisili di Dayeuh Kolot Bandung.

diceritakan kemudian, Abah segera berangkat ke Bandung.. dan perjumpaan terjadi di tengah sawah.. tatkala Abah kemudian bertemu dengan seorang petani yang berperawakan kecil
lalu bertanya.. dimanakah rumahnya Abah H. Amilin.. lalu disambut dengan pertanyaan lagi, untuk apakah kamu mau kesana..lalu dijawab Abah, mau berguru sesuai amanat dari Abah Toha.. yang ada, Abah segera ditantang berkelahi oleh petani itu.. dan segera saja Abah melayani dengan mengeluarkan jurus silatnya.. dan terjadi lagi…
hanya dengan sedikit gerakan mengibas.., abah langsung terjatuh dan tidak bisa bergerak..

akhirnya petani itu tersenyum, dan kemudian menunjukkan arah rumahnya H.`Amilin..
lalu berangkatlah Abah Syaki dengan perasaan herannya.. mencari ke arah yang ditunjukkan.. dan sesampainya di rumah H.`Amilin.. betapa kagetnya Abah… ternyata…
Abah H.`Amilin ialah.., petani yang ditemuinya tadi di lokasi sawah ..
Beliau sudah ada di rumah itu dan mengenalkan dirinya ialah yang dicari

demikianlah selanjutnya abah Syaki diceritakan kemudian menerima pelajaran Asmak
sebanyak 28 amalan, yang terbagi kepada 4 bagian / tingkatan..
Hal inilah yang menyebabkan kemudian, setelah itu Abah direstui untuk membuka
pelajaran Hikmah di Cisoka, yang kemudian berdiri dengan nama Al Hikmah.
pada awalnya abah menerima ilmu dari pak toha tanpa wiridan…
namun pada tahun 1957 saat detik detik terakhir hayat pak toha… beliau menitipkan surat kepada adik abah yang pada saat itu sedang aplusan dengan abah menunggu pak toha……

yang kemudian di sampaikan surat itu kepada abah.. yang ternyata isinya terdapat 3 lembar..

lembar pertama adalah syarat syarat yang harus di pegang oleh para penerima ilmu,
lembar kedua isinya 6 wiridan yang sekarang menjadi salah satu kewajiban para ikhwan alhikmah untuk memperkuat energi keilmuanya,

dan lembar ketiga adalah permohonan pak toha pada abah untuk membantu keluarga pak toha dalam pengurusan penguburan pak toha..

sepeninggal pak toha… abah mulai mengembangkan keilmuanya sehingga sampai mempunyai anggota ribuan.. bahkan pada tahun 1965 anggota nya di lampung mencapai 10ribu orang..

saat itu namanya belum alhikmah.. tetapi masih KSBPI ( kesatuan seni budi pekerti islam) dan masih satu rumpun dengan SINLAMBA

namun karena banyak berselisih faham dengan murid pak toha yang lainya abah pun shalat istikharah.. yang akhirnya mendapatkan petunjuk untuk memberi nama dengan AL-HIKMAH.
keilmuan alhikmah pun menjadi dua tingkatan..

tingkatan pertama adalah keilmuan dari pak toha..
para caron ikhwan harus di attunment dahulu dengan istilah di gores di perut
dengan 6 wiridan pokok.

tingkatan kedua adalah keilmuan dari H.Amilin
para ikhwan di attunment dengan teknik khusu di tangan.
dengan 28 wiridan pokok.

tingkat berikutnya adalah perawat, dimana ikhwan al-hikmah sudah di beri hak untuk menggores.. sarat untuk menjadi perawat adalah sudah menikah dan di beri izin oleh perguruan pusat karena akan di berikan teknik menggores

adapun Syarat-syarat pelajaran Al Hikmah :

1. Jangan tinggalkan sholat yang lima waktu
2. Taat kepada kedua Orangtua
3. Jangan berzina
4. Jangan berjudi
5. Jangan mencuri (menipu)
6. Jangan minum-minuman keras (khamer)
7. Jangan makan barang yang haram
8. Jangan menduakan Tuhan
9. Jangan berdusta
10. Jangan riya`
11. Jangan sombong
12. Jangan Syirik ,dengki, dendam
13. Jangan memfitnah

Semua itu garis besarnya menjadi dua pasal,

1. Tidak boleh melanggar hukum Negara RI
2. Tidak boleh melanggar hukum agama Islam
beberapa penjelasan alhikmah menurut abah haji iskandar..

ilmu alhikmah bukan ahli hikmah, bukan hijib, bukan aufak.

ilmu alhikmah adalah sirrullah….

alhikmah yang bergerak di perut adalah ” lailahailallah “
alhikmah yang bergerak di tangan adalah ” muhammadarosululloh “
karena tangan adalah utusan..

alhikmah sangat mudah.. cukup dengan menyebutkan nama allah dan mengeraskan perut itu sudah mencakup segala tujuan..
seperti untuk menghindari yang berniat jahat atau untuk pengobatan..

. mampu mengeraskan perut

tolak ukur para ikhwan adalah tergantung seberapa optimal nya dia mengeraskan perut.. ketika dia mamppu mengeraskan perut bagaikan batu.. berbicara dan bernafas tidak terganggu badan tidak kaku.. maka cara mengeraskan perut nya sudah optimal…

kalo menurut abah haji syaki.. kita di tuntut untuk mampu mengeraskan perut sambil menganggukan kepala…

oleh karena itu para ikhwan di tuntut untuk membiasakan mengeraskan perut..
selain untuk melatih kekerasan tetapi juga untuk menghindari bahaya bahaya yang akan muncul..

misalkan ketika sendang minum atau makan mengeraskan perut.. jika dalam makanan atau minuman terdapat racun maka gelas atau piringnya akan pecah.. sedangkan bagai mana jika bahan gelas atau piring nya bukan dari kaca.. maka otomatis makanan atau minuman itu tidak akan mampu kita ambil…

bahkan ketika para ikhwan di pukul kemudian dia mengeraskan perut tetapi yang memukul belum emosi benar sehingga tidak terpental dan ikhwan tetap terpukul.. maka pukulan itu tidak akan membahayakan ikhwan tsb..

tekniknya sangat mudah… karena hanya dengan mengeraskan perut dan menyebutkan nama allah… atau allahu akbar…

oleh karena itu jaman abah haji syaki dulu para perawat selalu di tekankan untuk mendidik para ikhwan dalam mengeraskan perut terlebih dahulu disamping memperbanyak wiridan…

banyak sekali penjelasan para ahli metafisika mengenai hubungan perut dan kekuatan tenaga dalam…. atau tenaga metafisik…

yang jelas manusia kelemahan terbesarnya adalah di perut akan tetapi disitu pula lah terdapat kekuatan yang sangat besar.
awal seorang ikhwan ketika dia pertama kali mengecangkan perut badan akan terasa lemas.. seperti tanpa tenaga.. itu di karenakan karena belum terbiasa…
tapi ada untung nya pada saat itu pula jiwa menjadi tenang dan lebih mampu mengontrol emosi…..

karena di dalam alhikmah berprinsip.. siapa yang marah maka dialah yang kalah…

dari awal pak toha memberikan alhikmah tanpa wiridan.. kemudian sepeninggalnya beliau barulah wiridan itu di turun kan…

mengapa membutuhkan wiridan…?
saya berasumsi bahwa ada energi energi khusus dari wiridan tertentu dari alhikmah yang akan membantu proses penghimpunan chi di perut sehingga pola energinya lebih berkarakter terhadap seseuatu..

wiridan pertama…

ya allah ya hayuu ya qoyum ya adzimu ya robbal a’lamin

wiridan di atas merupakan wiridan pertama dan pokok dalam alhikmah..
beberapa pengahayat banyak melakukan riset di wiridan ini…

wiridan di atas berfungsi untuk menutup dan membuka..
di gunakan biasanya untuk membuka hati seseorang, menutup hati seseorang.. menutup hujan .. mengunci.. dan masih banyak yang jelas sifatnya menutup atau membuka…

biasanya ketika melakukan di barengi dengan gerakan gerakan tertentu untuk memperkuan power yang keluar.. akan tetapi bagi pemain energi yang handal itu sudah tidak di perlukan lagi…

pengalaman saya sendiri dengan wiridan di atas. ketika lagi rajin rajinya.. heheh
nyamuk tidak berani menggigit saya…
Hati2 bagi pelaku wiridan ini !
Jangan sekali2 melakukan gerakan menggunting pas leher (walaupun jarak jauh) ketika latihan, karena akan terkunci dan kehabisan nafas Terus Game Over!. Latihan yg dimaksud adalah ketika berlatih dengan seseorg yg menghadirkan/memasukan khodam amarah. Latihan seperti ini sangat seru, org bisa terpental jauh, hanya dengan mendorong sambil menahan nafas, apalagi ketika si penyerang sudah sangat dekat dengan kita.

Wiridan Kedua

Qoyyumu Yarzuku Mayyasaa’ul quwah

wiridan ini memfokuskan pada kekuatan…

di mana biasanya di gunakan ketika menambah berat pukulan,

menambah berat suatu benda.,.. atau badan, melipat gandakan tenaga…mencabut jin yang menyurupi orang..
wirid ketiga dan ke empat ; ILAHI ANTA MAKSUDI WARIDHO KAMAT LUBI dan WAUFAWWIDU AMRI ILALLAH..
ane blajar ampe tingkat-9..dan bisa matiin lilin jarak 1meter,dan bisa menggetarkn almari dng satu kedutan dan hentakan,tp smua wirid2 dr pertama ampe akhr tahan nafas semua,ane lupa smua wiridan’y.tp ane sdikit inget,untk gerak refrlek aplikasi’y wakt wudu,dng di barengi wkt basuh tangan lailahailallah,kepala muhamdurasulullah.
biasanya wiridan ini di gunakan untuk proteksi…
salah satu aplikasinya adalah menggoreskan bentuk tapak jalak pada benda yang kita mau bentengin..
misal motor atau rumah… cukup gores saja dijok motor atau pintu rumah…
bila “jauh” cukup di bayangkan saja..
pembentengan dengan menggunakan pagar energi juga biasanya di gunakan dengan wiridan ini..
fungsi wiriridan ke 3 dan ke 4 adalah untuk memperkuat wiridan ke 1 dan ke 2.. kaitanya eran sekali bagai ujung tombak dan batang nya.. bagai senjata api dan pelurunya.

Begitu juga ketika kita menghadapi seseorg yg sedang marah dan menyerang kita. Cukup dengan menahan nafas dan mendorong, Sekali lagi Jangan Melakukan gerakan menggunting BERBAHAYA Bro..! dengan menahan nafas saja, musuh tdk bisa menyentuh kita.
berdasarkan pengalaman pribadi, Ilmu Jaga Diri Al Hikmah tidak berfungsi karena:

1. Kurangnya keyakinan bahkan saat masih latihan, masih ada perasaan was-was dan keraguan , apakah benar atau tidaknya ilmu ini telah menyatu.

2. Pada saat latihan itu sebenarnya yang terjadi ialah kepekaan si penyerang yg sudah terlalu kuatnya sehingga keadaan menjadi tidak balance lagi.

seharusnya si penyerang dalam latihan itu mampu mengontrol tingkat kepekaannya, sehingga tidak mudah untuk dijatuhkan.

ini terjadi pada masa saya berlatih dahulu, dimana sipenyerang itu betul-betul serius dan apalagi backgroundnya bekas preman.

sehingga kami sebagai newbie banyak menerima kenyataan pahit dalam latihan, dimana pukulan si penyerang dalam latihan itu banyak yg bisa menjebolkan kami, dan pukulan mereka telak bersarang di dada bahkan menghantam muka kami dengan mudahnya.

3. prinsip paling penting dalam peraturan tak tertulis Al Hikmah, ialah yg sangat sering dilanggar.

BAHWA SEORANG IKHWAN AL HIKMAH AKAN MENJADI KALAH, TATKALA DIA MASIH TERBAWA AMARAH.

gak perduli bahkan dia sudah dalam taraf tertinggi keilmuan Al Hikmah, ialah telah menjadi seorang Perawat. kalau dia masih MARAH maka dia KALAH.
AlHikmah,, Merupakan ilmu Murni Latihan yg diiringi dengan zikir…. atau sebaliknya…

Tujuan mengamalkannya Al Hikmah (metodenya sama dengan metode yg dijabarkan oleh TS diawal treat ) adalah agar si pengamal Memiliki Tubuh yg sehat, karena harus melakukan latihan nafas, kedua, agar si pengamal mampu mengikikis pikiran2 negatif yg ada pada dirinya, Pikiran2 negatif tidak akan hilang kalau badanya tidak sehat. ketiga, si pengamal agar lebih bisa mendekatkan diri kepada ALLAh SWT, karena dalam zikir-zikir yg diucapkan ketika melakukan latihan adalah zikir2 yg INTINYA menyebut kebesarn dan kesucian ALLAH swt…

Adapun bila ada Guru yg mengajarkan kepada seseorang muridnya, dengan melalui di uji dengan dipukul atau di serang oleh orang lain, itu tidak lain Hanya agar Si MUrid memiliki KEYAKINAN yang besar pada dirinya, bahwa KEYAKINAN pada DIRI SENDIRI itu sebagai modal awal seseorang untuk bisa mendekatkan diri kepada ALLAh dan agar seseorang bisa mengatasi MASALAH-Masalah yg timbul di hidupan sehari-hari tanpa harus Cengeng ataupun MENGELUH bahkan menyalahkan ataupun MENGKAMBING hitamkan TUhan. (karena ada kan orang yg mengkambing hitamkan Tuhan!!!???).

Nah Al hikmah ini murni dari diri kita sendiri, tanpa ada bantuan dari JIn dan sebagainya.
Seandainya ada kelebihan2 yg di luar kemampuan manusia, dan itu hanya bisa dilakukan ketika dalam keadaan Darurat itu Kemungkinan besar merupakan Maunah yg diberikan oleh ALLAh.

Oya Konon ada juga jurus dari AL Hikmah yg terdiri dari 7 jurus, itu juga sama saja inti nya yaitu agar seseorang Bisa memiliki rasa PEDE yg besar….

Menurut Pengalaman pribadi, Kekuatan hasil latihan yg sebenarnya akan muncul ketika kita dalam keadaan TERPEPET/Terdesak. ataupun dalam keadaan benar2 sangat memerlukan sekali….
Perguruan Alhikmah … cidodol,kebayoran lama..didlm komplek Housing cidodol … tlp&alamat persisnya saya tidak tau ….
Gurunya mak effendy(mungkin sdh alm) ,org cirebon
amalannya sama,tatacaranya sama,kecuali pengisian dgn pembersihan bdn lalu diberi air putih&grm (kalo seinggat saya).

Beliau mengatakan pusatnya alhikmah dicisoka, saya pernach dtg kecisoka thn 1987 untuk pertemuan smua perguruan alhikmah. Beliau pernach menyebut kyai Toha & abah saki..adalah guru besarnya(saya lupa detailnya)
CIncin&kain yg sudah dirajah di contohkan diatas juga sama(saya beli waktu dicisoka). Bet perguruan alhikmah dasarnya hijau lambangnya kuning/putih(kalo tidak salah).

Keunikan Teknik Al Hikmah

Al Hikmah hanya melatih pada satu teknik saja untuk antisipasi serangan..teknik pengencangan otot dengan nama populernya ialah kompres atau kedut. Nah pada Tingkat Pertama, fokus kompres ialah pada “dua jari diatas pusar” sementara di perguruan lain malahan “dua jari dibawah pusar“.

Sebenarnya teknik tersebut ialah proses pengencangan perut, melalui diafragma. menurut penyelidikanku, ternyata terdapat dua urat syaraf yang bereaksi akibat itu, yakni syaraf yang berpangkal pada ruas ke delapan di tulang punggung, yang melingkar menyusuri ke arah atas perut dan hampir bertemu di titik solarpleksus nah ini kadang digambarkan bagai 2 naga yang keluar dari Cupu Manik Astagina ialah penamaan dari ruas ke delapan itu.. lalu seperti berusaha berebut Mustika.

Nah mustika itu kemudian memancar mengeluarkan sebentuk cahaya yang menebar keseluruh tubuh.. kebanyakan berwarna biru keemasan, dalam aplikasinya, maka apapun yg terjadi, atasi dengan kompres perut.

Selanjutnya, pada Tingkat Kedua, pengencangan otot berpindah ke kedua lengan.. ini pentakbirannya ialah mengacu kepada “Cahaya Musa” yg memancar di Tangan. Titik pangkal kekuatan ini ialah terletak pada ketiak kanan dan kirimeliputi dua latifah yang terdapat di dada kiri dan kanan.. penjelasan tentang hal ini aku dapat secara pribadi atas pencerahan dari pengetahuan yang termaktub pada kitab Syamsul Ma`arif Al Kubro
tatkala menerangkan tentang asmak Al Jabbar dan Ismuhu Abdul Jabbar

Attunement

Jika kita pinjam istilah attunement yang bermakna “bagaimana membangkitkan” dan setelah itu memprogram bentuk energi pada diri kita. maka di Al Hikmah itu aselinya terdapat beberapa tahapan, Tahapan Pertama, Pembersihan, Ini ialah layaknya Cleansing, maksudnya siswa ialah dimandikan dengan tujuan supaya jiwa raganya siap untuk menerima “hidupnya tenaga” pada diri.

Tahapan Kedua, Penggoresan, Ini ialah layaknya Energizing, maksudnya seperti mengecas accu yg mati supaya hidup lagi karena diyakini bahwa pada diri ini sudah ada kekuatan yang tersembunyi.

Penggoresan ini dengan terlebih dahulu dimulai pada proses cleansing lagi namun yang di cleansing ialah Qolbunya.. awas.. cleansing disini bentuknya ialah gerakan menggores pada dada dengan niat do`a Agar supaya Allah mengampuni dan membersihkan Qalbu si calon ikhwan serta membentenginya dari bisikan Syaithon serta siap jiwa raganya untuk menerima pancaran Nur sehingga menerbitkan Nur pribadinya, dilanjut dengan penggoresan pada tubuh, ini dengan makna falsafah “Iradat, Ilmu, Hayat
(maksudnya mohon maaf ialah rahasia hanya dibuka kepada ikhwan saja)
dilanjut dengan penggoresan pada titik Latifatul Nafsi Natiqah (Chakra Dahi) tujuannya ialah rahasia lagi, dilanjut lagi dengan gerakan seperti membuat “bola aura” (yang sebenarnya sama saja seperti yang dilakukan Rasul tatkala mau tidur sebagai bentengan)

Tahapan Ketiga, selamatan, sambil disediakan air putih yang sudah didoakan dengan perlengkapannya yang semuanya itu bermakna filosofis tentang penjelasan makna manusia lahir sebagai bayi yang fitrah, dan seterusnya (rahasia lagi).

Setelah itu diberikan “latihan ala Al Hikmah” dan dilengkapi dengan amalan dan perawatannya, selesai..

Perawatan selanjutnya ialah mendapatkan pencerahan dan pengalaman pribadi yang harus dilaporkan pada Perawat Al Hikmahnya dimana yang perlu diteruskan dimana yang berupa cobaan, dihilangkan/ dan yang paling penting, dijaga dari sifat kesombongan batin yang tersembunyi ialah perasaan lebih hebat dari ikhwan yang lainnya bahkan lebih hebat ketimbang gurunya

Amarah Suci

Aku penasaran dengan apa yang namanya itu “amarah suci” mengingat setiap kali acara “pengetesan”, pastilah di pihak penyerang selalu menunjukkan suatu gerakan batin yang terlihat seperti orang yang siap untuk menghancurkan dan juga membunuh. Mengapa team penyerang itu bisa melakukan sesuatu yg menyebabkan emosinya naik banget dan sehingga bisa memposisikan sebagai dirinya itu ialah musuh.

Yang dengan demikian itu menyebabkan terjadinya pembuktian bahwa tenaga yg sudah dibangkitkan secara Al Hikmah bisa terbukti nyata berfungsi dengan sebagaimana mestinya yang berakibat terpentalnya mereka yang naik emosinya itu.

Ketika aku bertanya kepada para senior, tentang bagaimana caranya bisa jadi penyerang. Dan apakah yang demikian itu memang perlu. Maka dijawab, bahwa hal itulah yang membuat mereka jadi yakin. Dan perbuatan semacam itu namanya ialah “amarah suci” “kamu tidak akan yakin , kalau kamu tidak membuktikannya sendiri dengan jalan melakukan apa itu yang namanya “amarah suci”.

jika kamu ingin membuktikan adanya tenaga misterius yang bisa mementalkan musuh. Maka kamu belajarlah menjadi musuh yang jahat, tetapi dengan tuntunan demi untuk pembuktian tatkala latihan saja. Dan itu adalah kondisi yang sebenarnya jika ada kejadian pertarungan yang sesungguhnya.

Lalu aku segera menemui pak Eman untuk minta diajari jadi penyerang Supaya aku bisa menggunakan apa itu yang namanya amarah suci. Dan aku juga penasaran pengen tahu bagaimana rasanya bisa dipentalkan. Dan apakah memang itu benar, bukannya bohong-bohongan.

Akhirnya, setelah mendapatkan pengarahan dari guruku itu. Keesokan malamnya aku berkumpul bersama 3 temanku dan mencobanya. Kebetulan dilapangan tempat kami biasa latihan, memang terdapat banyak pohon pisang.

Selanjutnya pohon pisang itu, aku tulis dengan isyarat telunjuk Yakni huruf arab “lam alif” disertai pengencangan perut untuk mengisinya. Sehingga sekarang itu ibaratnya pohon pisang tersebut menjadi ikhwan Al Hikmah dan aku menjadi musuhnya (penyerang).

Lalu aku membaca beberapa lafadz yg telah diajarkan sebagai pembangkit Amarah suci, dan memang terasa di badan seolah hawa emosi menjadi meluap. Langsung saja setelah merasakan hawa itu, segera aku loncat dan menyerbu Si pohon pisang dan memukulnya dengan sekuat tenaga.. Braaaakk… pohon pisang itu kena oleh pukulanku sehingga jadi pecah sedikit. Waahh… ternyata masih kena juga. Dan aku belum merasakan tanda-tanda
Akan terjadinya sesuatu pada badanku (terpental). Begitulah aku coba lagi berulang-ulang. Dan tetap gagal. Akhirnya aku putuskan untuk mencobanya lagi besok malam.

Malam kedua.., aku bersama teman2 ku kembali mencoba tata cara amarah suci. Dan sialnya, teman2ku yang ada Cuma asik memperhatikan aku yg latihan. Sementara ,mereka sibuk memtertawakan diriku sambil mengejek. Maksud mereka ialah membantu aku supaya tambah emosi. Dan sejujurnya saja , akupun jadi beneran emosi bin kesel terhadap mereka, Namun terhadap si pohon pisang, aku belum bisa kesel.. hehehe.. Yah begitulah, malam kedua ini , usahaku marah ama pohon pisang…gagal. Tapi aku berhasil marah ama teman-temanku.

Lalu dimalam ketiga, aku bersama teman2ku silaturahmi ke tempat senior Yang juga posisinya tak jauh dari lapangan tempat lami latihan. Aku segera menceritakan usahaku yang belum berhasil utk amarah suci, Dan aku mohon supaya senior mau membimbingku langsung.

Dan dengan senyum, seniorku itu lalu menyetujuinya, Dan segera mengajak kami untuk menemui si pohon pisang itu.

Lalu seniorku itu segera menyuruhku untuk membaca lafadz, Tetapi sambil tangannya menyentuh pundakku.. Lalu aku merasa, emosiku bisa cepat sekali naiknya.. Dan ketika melihatku demikian , segera saja dia berteriak… pukuuull.. Lalu aku pukul pohon pisang itu dengan sekuat tenaga.. Hasilnya …. Brrruakkkk… si pohon tetap kena dan pecah sedikit lagi

Seniorku kulihat jadi tegang dan ikut melafadzkan sesuatu Sambil menyuruhku untuk siap lagi.. Lalu aku mulai lagi menaikkan emosiku, dan kali ini rasanya agak lain Ada suatu hawa yang naik yang beda dengan sebelumnya.. Rupanya, seniorku itu, ikutan membangkitkan amarah sucinya Lalu disalurkan ke badanku… jadilah dua amarah suci bersatu… dan.. Tanpa menunggu perintahnya lagi…, langsung aku hajar si pohon pisang.

Luar biasa….. itulah pertama kali seumur hidupku Aku merasakan munculnya suatu tenaga yang luar biasa kuatnya Menghantam pada badanku, dan nafasku jadi sesak seketika Jantungku seperti mau pecah… dan tubuhku bisa terlempar Bagaikan jatuh terlempar ke jurang.

Lalu seniorku kudengar berteriak lagi begitu melihat aku sempoyongan berdiri, Dan menyuruhku untuk menyerang si pohon pisang tadi.. Lalu aku serbu lagi dengan sepenuh tenagaku yang masih tersisa.. Edan….. aku merasa lagi bagaimana si pohon pisang itu, bisa merobohkan diriku.. Pukulanku terhadapnya tidak sampai, seolah ada jarak 1 meter yang menghalangi.
Disinilah akhirnya aku bersyukur, dan sangat yakin sekali. Bahwa tenaga Al Hikmah memang benar, nyata adanya… Alhamdulillah.

Alhikmah yg dicidodol
Smua tatacara,amalan,souvenier,pusat perguruan,guru besarnya sama dgn yang telah disebutkan beberapa rekan diatas, hanya dahulu tidak ada seragam , & tidak ada pungutan biaya hanya sukarela di kotak kaleng.

Memang saya hanya berguru waktu sma thn 1987-1988,, jadi tidak terlalu lama… jadi kurang tau detailnya. Soalnya saya kalo dateng hanya mengejar ilmu dari guru saya mak effendy terus…) jadi jarang mengetahui detail perguruan, jarang datang kepengajian mlm jumat. datangnya hanya hr minggu.

saya hanya berguru slama 2 thn saja…
saya merasakan manfaat yg sangat besar… saya tidak pernach tersentuh.
dari menolong orang kecopetan, menggagalkan pencopetan(melihat tgn pencopet lalu dompetnya jatuh),
menghadapi 2 pencopet diancol&cililitan
4 ,5 pencopet dibis di blok M,
menghadapi preman 2 di ancol&radal,
menghadapi 4 satpam ,2 polisi ,3 abri lengkap senjata(jmn kerusuhan) di teluk gong…mereka mengitari saya lalu yg bokong sya terpental lalu mereka bubar, menghadapi 30 orang jmn sma,
saya juga pernach ditnh abang dibokong olechh kenek mayasari jurusan pl gadung, dia terpental pdhl saya sedang diri tidak tau dibokong… sampe dia tidak brahni menta ongkos )))
Memukuli orang sampai tidak sadar hampir mati(kt yg misahin) dipluit soalnya saya dachhh marahhh sekali karna dia menantang brantem orang yg tua…
selama tangan saya menyentuh dia…dia tidak bisa bergerak sama sekali…sehingga saya memukuli terusss sampai mukanya babak belur… setelah dipisahkan..saya cabut ilmu yg bersarang, dia langsung sadar..
Menolong orang yg akan ketabrak, naek sepeda yg akan ketabrak, naik motor yg akan kelindas mobil….. menurut saya org tersebut selamat karna saya memandangi orang tersebut sehingga tidak jadi tertabrak..)
Menolong wanita yg dipukuli pacaranya ditempat umum..
menolong orang ditodong di bis P37 oleh 20an anak stm …
DARI SMUA CONTOH DIATAS..SAYA SAMA SEKALI TIDAK TERSENTUH

Lawan Saya slalu terpental kalau memukul,menusuk saya dahulu….
pernachhh preman dikopaja ancol sampe kaya orang gila karna saya menta dipukulin&ditusuk dulu…echh malah dia jedot2xin palanya kepintu)) …. mereka nga brani… baru dechh penumpang mukulin mereka berdua….

JADI MENURUT SAYA KUNCINYA ADALAHHH PASRAH, BERSERAH DIRI , JGN TAKUT MATI & KENA PUKUL & UNTUK MENOLONG&KEBAIKAN…. PASTIII ILMU ALHIKMAH AKAN BEKERJA

Kalo di atas dikatakan ada anak alhikmah lwn 2 org saja babak belur.. mungkin dia yg memulai dulu untuk hal yg tidak baik…. karna orang yg tidak percaya sekalipun/ragu/takut, jika diisi ilmu alhikmah tetap bekerja….. slama saya benar….saya slalu menang lwn berapa orangpun

ITULAH KEHEBATAN ILMU ALHIKMAH dr thn1988 hingga kini…. hanya merapal bacaan tiap mau pergi… masihhh tetap
berfungsi dgn baik… asal digunakan untuk kebaikan&kebenaran.

saya dulu(sewaktu masih aktif al-hikmah) bahwa ilmu macan itu gak ada apa-apanya dibanding al-hikmah, dulu saya pernah ngadu dengan ilmu macan di solok sumatra barat, disana terkenal sekali kehebatan ilmu tsb, saya cuma butuh waktu nggak sampe 5 menit, setelah dia kemasukan macan dan menyerang saya, seketika dia saya lempar keatas pohon ( dgn Qoyyumu yarzuku mayyasyaa’ul quwwah..) dan kemudian saya ikat dia diatas pohon tsb (dgn yaa jabbar) dan kemudian saya kunci dia (dgn ya bali) sehingga macannya tidak bisa keluar dari tubuhnya, akhirnya dia meraung-raung sendirian diatas pohon sampe pagi( waktu itu malam hari ngadunya), saya biarkan karena saya katakan dihadapan orang banyak(teman2 seperguruannya) “barangsiapa yang bisa melepaskan dia maka saya akan belajar sama dia” tapi nyatanya sampe pagi nggak ada yang sanggup melepaskan dia..termasuk gurunya.

akhirnya pagi hari gurunya minta tolong agar dilepaskan, dan cuma dengan menyebut “ya Qohhar” maka orang tersebut jatuh dari pohon tersebut dan ikatannya pun terlepas dan macannya pun keluar dari tubuhnya, dia pun sadar kembali, akhirnya banyak murid-murid perguruan tersebut yang minta dibuang ilmunya dan minta dirawat al-hikmah..termasuk gurunya…alhamdulillah..

Kejadian tersebut berulang di Panjalu Tasikmalaya yang terkenal dengan ilmu siluman macan Siliwangi..dan ilmu sejenis rawarontek..

Pendapat saya, kalo juragan ingin dapat manfaat maksimal, cobalah rawat/gores ulang oleh perawat asli al-hikmah warisan ABAH SYAKI, kemudian tekunlah wirid dan latihan kedut perutnya yang betul (perut kencang tapi bisa bicara), latih ketenangan dan “YAKIN”…..

dulu…..saya pernah dapet ijazah langsung “DOA BALI” dari ABAH SYAKI, sampe 3X saya datang dan minta, akhirnya beliau bersedia mengijazahkan dengan syarat setiap hari minggu saya harus datang menghadap untuk laporan hasil riyadohnya, DOA BALI harus diwiridkan dengan tatacara tertentu selama 7 malam jumat berikut tirakatnya, walhasil, pada malam jumat terakhir saat asyik wirid (harus gelap gulita) dikamar dengan konsentrasi, antara sadar dan tidak tiba-tiba kepala saya terasa menyentuh langit-langit kamar saya, sontak saya kaget dan “gedebuk….” saya jatuh, tapi alhamdulillah nggak pake keseleo atau patah tulang, rupanya saya ngambang…terangkat…tanpa saya sadari..

tapi saat itu saya dinyatakan gagal oleh ABAH dan harus mengulangi lagi dari awal…harusnya saya tidak boleh jatuh, tidak boleh buyar konsentrasi, tidak boleh lepas perutnya, sehingga ngambangnya bisa dikendalikan sekehendak kita…
Menangkap JIN cara Al-Hikmah
Saya yakin pasti banyak caranya, Para Sesepuh / Perawat /Ikhwan mohon berkenan sharing / bagi-bagi ilmunya, semoga manfaat…

Deteksi keberadaan jin
Pertama dengan deteksi dulu keberadaan JIN dengan dua cara :
1.Deteksi dengan getar melalui telapak tangan (bagi yang belum bisa melihat gaib), caranya dengan Kedut yang kuat kemudian salurkan energinya melalui telapak tangan (kencangkan tangannya), niatkan untuk kontrol/ngecek dimana keberadaan JIN, apabila ketemu maka getar ditelapak tangan akan sangat terasa, kemudian niatkan untuk menarik JIN yang sudah terdeteksi tersebut masuk melalui telapak tangan, apabila JIN tersebut berhasil ketangkap maka telapak tangan akan terasa berat dan seperti kesetrum listrik, kemudian kepalkan telapak tangan seperti orang mengepal batu didalam telapak tangan, kemudian dengan tangan kiri niatkan menutup aliran masuk JIN tersebut kebadan kita dengan cara tangan kiri menekan bahu kanan kita sambil menyalurkan energinya sehingga gerakan JIN tersebut terbatas hanya ditangan kanan kita saja sebab apabila tidak ditutup maka JIN tersebut akan bergerak masuk mebadan kita kemudian keotak kita akhirnya malah kita kesurupan…konyol kan…
Apabila JIN sudah ada dalam genggaman kita maka sesungguhnya dia sudah kalah dan dia bisa kita kendalikan sekehendak kita, misalnya dia kita pindahkan kedalan jam tangan atau botol atau benda apapun, tapi jangan lupa setelah kita pindahkan, harus ditutup lagi wadah tersebut agar dia tidak kabur…

Bagi pemula memang harus melatih dulu kepekaan deteksi melalui telapak tangan dan harus bisa praktek menyalurkan energi dan mencabut energi kemudian juga harus bisa menutup dan membuka.

2.Apabila ikhwan sudah memiliki kemampuan melihat ghaib, maka untuk mencari keberadaan JIN tidak lagi menggunakan deteksi telapak tangan, melainkan dengan cara melihat dengan pandangan bathin dimana keberadaan mereka, apabila sudah terlihat maka dijamin dia akan mudah kita kendalikan..
tatacara menangkapnya sama dengan keterangan diatas.

Hati-hati melepaskan kembali atau membuang JIN yang telah kita tangkap, jangan cuma dilepas begitu saja (digelontorkan) akan tetapi harus benar-benar dibuang dengan hentakan keras energi al-Hikmah melalui gebrakan keras dan dibarengi dengan “QOYYUMU YARZUKU MAYYASYAAUL QUWWAH”..

apabila satu kali sudah berhasil, maka latihlah terus berulang agar menjadi mudah…

Sebenarnya JIN yang pernah kita tangkap dapat kita berikan nama panggilan untuk mereka, setiap saat JIN yang sudah pernah kita tangkap dan sudah kita beri nama, dapat kita panggil kembali, kita tarik kembali, dari jarak yang sangat jauh sekalipun, setiap saat dapat kita permainkan untuk kepentingan kita..yang penting harus YAKIN dan BERANI.

Saya pernah dengar nasehat ABAH SYAKI, jadi MURID AL-HIKMAH HARUS PUNYA KEYAKINAN dan KEBERANIAN BESAR tapi dijalan yang BENAR.

Bapak Mohamad Toha bin Sieng sendiri mengajarkan secara mendalam kepada tiga murid kesayangannya dan salah satunya adalah Abah Syaki. Nah, oleh Abah Syaki inilah Ilmu Hikmah terus dikembangkan dan diajarkan kepada para muridnya hingga sampai kepada Bapak Ibrahim Ilyas.
Harapan kami semoga Ilmu Hikmah yang berangkat dari kalangan pesantren agar tetap murni sebagai ilmu yang bersifat syar’iyyah. Amiiin.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s