Berzikir kalimah Lailaha Illah


Saidina Ali ra telah bertanyakan Rasulullah – apakah cara paling mulia, mudah dan cepat dalam mendekatkan diri
kepada Allah swt. Nabi saw menyebut kalimat‘La Ilaha Illallah’
kerana tiang arasy dan segala ciptaan Alllah terdiri atas kalimah ini. Para ahli hadis/sufi menyatakan apabila
kalimah ini tidak disebutkan lagi oleh orang Islam, maka bermulalah kiamat. Daripada Saidina Ali, maka bermulalah
segala amalan sufi. Ini memandangkan kedudukan Ali ra sebagai ‘pintu’ kepada ilmu kerohanian Nabi Muhammad saw.
Kalimah ‘La Ilaha Illallah’ mengandungi seluruh tasbih, tahmid dan takbir atau segala pujian kepada Allah SWT.
Berzikir akan mendorong tubuh bergerak atau harakah secara semulajadi. Hal ini sukar dijelaskan. Dalam tasawuf, harakah ini
disusun begitu rupa sehingga menimbulkan rentak berbaris demi proses taqarrub.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin As Radiallahu‘anhu, katanya:
Rasulullah bersabda : ‘Sesungguhnya Allah memilih seorang dari umatku untuk menjadi saksi makhluk-makhluk pada hari
kiamat. Kemudian dibukalah 99 catatan, yang setiap catatan terbentang sepanjang penglihatan. Kemudian Allah bertanya :
‘Adakah ini sesuatu yang kau ingkari? Apakah engkau dizalimi oleh pencatatKu dengan catatan-catatan ini?’ Dia menjawab :
‘Tidak, Tuhanku.’ Allah bertanya : ‘Apakah engkau hendak mengemukakan alasan?’ Jawabnya : ‘Tidak, Tuhanku.’ Allah
berkata : ‘Benar, di sisiKu engkau memiliki kebaikan, dan tidak akan ada kezaliman atas dirimu pada hari ini.’ Lalu keluarlah
selembar catatan yang berisi tulisan : ‘Asyhadu an‘La Ilaha Illallah’ , wa Asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.’
Allah berfirman : ‘Bawalah ini ke neraca.’ Dia menjawab : ‘Wahai Tuhanku, selembar catatan ini ditimbang dengan seluruh catatan
lainnya?’ Allah menjawab : ‘Sesungguhnya engkau tidak dizalimi.’ Lalu diletakkan selembar catatan itu di salah satu sisi
neraca, sedangkan catatan lainnya sepanjang penglihatan itu diletak di sisi yang lain. Ternyata catatan-catatan yang banyak
Keutamaan Dan Buah Zikir itu menaik, sedangkan selembar catatan itu memberat. Maka tidak ada sesuatu yang mampu menyaingi nama Allah.’

(HadisRiwayat At-Tirmizi, dan dikatakan sebagai hadis hasan, dan IbnMajah, Ibn Hibban didalam Sahih mereka, serta Al-Baihaqi dan
Al-Hakim, dan dikatakan sahih atas syarah Muslim)

Dari Abu Hurairah Radiallahu‘anhu, katanya :
Rasulullah bersabda : ‘Perbaharuilah iman kalian.’ Mereka bertanya : ‘Wahai Rasulullah, bagaimana cara memperbaharui
iman kami?’ Baginda menjawab : ‘Banyakbanyaklah mengucapkan ‘Laa Ilaaha Illallah.’
(Hadis riwayat Imam Ahmad dan Ath-Thabrani dengan sanad hasan)

Dari Ibnu ‘Umar Radiallahu‘anhu, katanya : Rasulullah bersabda : ‘Bukan ahli ‘Laa Ilaaha Illallah’, orang yang kesepian
di kuburnya dan pada saat kebangkitannya. Seolah-olah aku melihat ahli ‘Laa Ilaaha Illallah’ sementara mereka mengusap
tanah dari rambut-rambut mereka dan berkata : ‘Segala puji bagi Allah Yang telah menghilangkan duka cita dari kami.’
(Faathir: 34)’ (Hadis riwayat Ath-Thabrani dan Al Baihaqi)

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah dalam Kalimatul Ikhlas mengatakan,

”Kalimat Tauhid (yaitu Laa Ilaha Illallah, ) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin dapat dihitung.”
Diantara natijah amalan zikir

Berzikir memberi potensi untuk taat
Berzikir memberi potensi dan kemahuan keras
Gedung-gedung di syurga terus dibangun selama seseorang itu masih berzikir
Berzikir menyebabkan para malaikat memohonkan ampun bagi pelakunya
Berzikir menyebabkan gunung-gunung dan lembah-lembah bergembira
Memperbanyak zikir menyebabkan terjauh daripada sifat munafik
Berzikir menyebabkan rasa lazat di hati pelakunya, kerana itu majlis-majlis zikir disebut kebun-kebun syurga
Berzikir di jalan, di rumah, di waktu bepergian mahu pun di waktu menetap akan menjadi saksi bagi pelakunya di hari kiamat
Pelaku zikir diberi wajah yang cerah ketika di dunia dan diberi cahaya ketika di akhirat
Berzikir menyebabkan Allah mengakui keimanan seorang hamba
Berzikir menyebabkan seorang mendapat keuntungan berlimpah-limpah
Berzikir di waktu senang menyebabkan Allah memperhatikan pelakunya di kala susah
Berzikir menyembuhkan hati yang sakit Proses zikir membawa kepada pensucian diri dan qalb,
mendekatkan diri kepada Allah, membentuk semangat persaudaraan Islam, membersihkan dosa, mengikis sifat cela dan
membina sifat terpuji.

” Mereka yang beriman dan bertenang hatinya dengan berdzikir kepada Allah..” ( Ar-Ra’ad : 28 ).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s